Arik Febri Malindo Sari

Rabu, 10 Oktober 2012

This Is My Dream

Aku berjalan, membawa secercah harapan yang ada.
Menenggelamkan kapal lusuh dan rapuh hanya dalam gelombang kecil.
dengan harapan akan aku dapat kapal yang lebih layak membawa mimpiku.
Tanganku menengadah, seolah terisi air.
Padahal aku tahu, air pun tak akan bertahan di atas tangan mungilku ini.
tapi aku berseri.
Pasti akan ku dapatkan air melimpah meskipun harus aku bawa hanya dengan tangan ini.
Ku ambil botol bekas apapun yang telah terbuang.
Ku raup air meski dengan tangan mungil ini.
Sedikit demi sedikit ku penuhi botol bekas itu dengan air.
Inilah hidupku di mulai.
Tuhan tak pernah tidur dan melupakan hamba-hambanya.
Keterpurukan akan merupakan ilmu untuk masa depan.
Menjadikan jalan lebih berwarna dengan kelap - kelipnya lampu perempatan.
Huuuh. .
Mungkin terasa terhuyung - huyung bila teringat masa suram.
Ketahuilah, tiada hari ini tanpa hari lalu.
Masa depan yang cerah telah menanti meski hanya dengan sedikit harapan.
Disitulah aku berharap.
Dia akan mampu menjadi pedoman hidupku kelak.
Ku tanam sedikit harap,
yang nantinya akan ku tambah dengan harapan - harapan yang lebih besar.


11/10/12
This is my dream.
01092011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar